Vito Mannone Bahagaia Dengan Suasana Di Sunderland

Vito Mannone Bahagaia Dengan Suasana Di SunderlandVito Mannone Bahagaia Dengan Suasana Di Sunderland – Penjaga gawang Vito Mannone mengaku sangat tepat dalam memilih berkarir untuk Sunderland. Meski posisi timnya masih belum aman dari jeratan zona maut pada musim ini, namun Mannone sudah memimpikan sejak lama untuk menjadi bagian dari keluarga besar The Black Cats, dan siap terus berjuang menyelamatkan timnya di Liga Premier.

Pemain berusia 25 tahun itu menjadi salah satu kunci kesuksesan bagi pelatih Gustavo Poyet, sehingga membuat klub tersebut merasakan partai final Piala Liga dan juga berpeluang untuk menghindari zona degradasi pada musim ini, dan mampu meninggalkan tiga terbawah untuk kali pertama sejak Agustus, usai menggebuk Stoke City 1-0.

Mannone, merupakan salah satu dari 14 pemain yang didatangkan oleh direktur sepakbola Roberto De Fanti dan mantan pelatih Paolo Di Canio selama bursa transfer periode pertama di musim panas lalu, dan kini ia telah menorehkan 19 penampilan di tim utama, dan 18 diantaranya tampil sejak awal dan tentu ini berbanding terbalik ketika ia pertama kali bermain hanya 26 penampilan selama delapan tahun berada di Arsenal.

Ia mengatakan: “Ini merupakan sesuatu hal yang sungguh luar biasa dan seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Saya menderita batin cukup lama ketika masih berada di masa lalu (Arsenal), jika saya boleh berkata jujur. Karena saya sudah berharap bisa memperoleh kesempatan tampil di sana, namun mereka sama sekali tidak memberikan saya kesempatan untuk menunjukkannya.

“Terakhir, saya memilih hijrah ke Sunderland dan saya tidak ingin menyia-nyiakan setiap penampilan. Karena saya sangat mencintai bermain di setiap menit pada seluruh pertandingan dan ketika saya bisa tampil, saya akan menunjukkan kapasitas terbaik yang saya miliki untuk membantu tim dan memberikan kemenangan kepada pendukung, yang sungguh luar biasa.

“Sungguh luar biasa mendengar para pendukung melantunkan nama saya di setiap pertandingan dan saya sungguh menghargainya.”

Para pendukung yang menyanyikan nama sang kiper tidak terlepas berkat keberhasilan timnya memetik kemenangan pertama dari enam pertandingan di Stadium of Light, dan salah satu diantaranya memiliki dampak yang luar biasa.

Kendati performa Sunderland belakangan ini di era kepemimpinan Gustavo Poyet, mereka baru mengantongi dua kekalahan dari 13 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, dan Sunderland harus menghabiskan perjalanannya di separuh musim untuk keluar dari zona maut dari posisi tiga besar.

Walau demikian, dalam beberapa pekan terakhir sentuhan mereka terlihat pada titik teraman, sehingga mereka bisa melakukan kemenangan atas Stoke City dan keluar dari tekanan yang membelenggu sejauh ini.

Pujian disematkan kepada Mannone, yang melakukan penyelamatan gemilang, termasuk salah satu diantaranya upaya dari Ryan Shawcross dari jarak terbuka, dan sempat menimbulkan kepanikan tersendiri bagi tuan rumah.

Mannone mengatakan: “Ini merupakan tambahan tiga angka yang istimewa. Karena kami semua membutuhkan kemenangan dan rasa syukur akhirnya kami peroleh walau tidak mudah, namun kami mampu melakukannya.

“Kami sulit untuk menaklukkan lawan-lawan terdekat kami di kandang. Sang pelatih memberitahukan kepada kami untuk tidak menyia-nyiakannya kali ini dan tidak ada alasan untuk tampil ceroboh dan mengincar kemenangan ini.”