Seandainya Gerardo Martino Bisa Menunda Natal

Seandainya Gerardo Martino Bisa Menunda NatalSeandainya Gerardo Martino Bisa Menunda Natal – Memasuki pekan ke 17, menjelang winter breakdi La Liga yang akan berlangsung hingga 4 Januari depan, Barcelona ditempel ketat oleh tim runner-up, Atletico Madrid. Kedua klub itu mempunyai hasil pertandingan yang sama, yakni 14 kali menang, satu kali seri, dan satu kali kalah. Yang membedakan hanyalah pemain – pemain Barcelona sedikit lebih giat mencetak gol dibanding pemain Atletico.

Salah satu sosok di Barcelona yang belakangan tidak hanya mencetak assist, namun juga mencetak gol adalah Neymar. Kesannya, Lionel Messi memang butuh istirahat panjang, sehingga Neymar punya kesempatan bahwa ia memang pantas berharga mahal.

Dibeli dari Santos dengan harga mendekati 60 juta euro, Neymar dianggap sudah mulai membuktikan bahwa ia pantas menjadi pemain Barcelona dan mengisi kekosongan Messi.

Asumsikan bahwa mengisi sepatu Messi akan menjadi beban berat untuk pemain manapun, apalagi untuk pemain baru yang berusia 21 tahun seperti Neymar. Akan tetapi, Neymar tidak nampak tertimpa beban berat.

‘Saya tidak merasakan tekanan apapun. Kami hanya berharap bisa terus mempertahankan posisi di klasemen.’ Kata Neymar dalam sebua wawancara dengan televisi Spanyol.

Pada 14 Desember lalu, Barcelona menang 2 – 1 atas Villarreal dengan dua gol dicetak oleh Neymar. Setelah menghancurkan Celtic 6-1 di pertandingan Liga Champion sebelumnya, dimana Neymar mencetak hatrick, pelatih Barcelona, Gerrardo Martino sangat  berharap bisa menunda natal. Soalnya, Neymar sedang berada dalam performa bagus dan liga sudah masuk liburan. Timingnya agak tidak cocok.

‘terlepas dari pertandingan melawan atletico di  Piala Super Spanyol dimana kami memenangi trofinya, partai melawan Villarreal itu yang memberikan kepuasan untuk saya sejak saya melatih klub ini. Kami tampil dengan penuh konsistensi dalam tiga pertandingan terakhir, melawan Cartagena, Celtic, dan Villarreal. Bukan karena Real Madrid hanya bisa meraih satu poin, namun karena mutu lawan yang kita hadapi.’kata Martino

‘sayangnya, liga harus berhenti sejenak. Kami sedang dalam performa bagus. Setelah bermain dengan tim yang sulit dan tampil bagus dalam tiga pertandingan beruntun, saya sangat berharap bisa menunda natal.’ Lanjut pelatih asal Argentina itu.

Neymar memang masih sangat muda. Ia masih harus beradaptasi dengan kehidupan Eropa, belum lagi cara bermain di Barcelona. Plus, ia menjadi tumpuan Barcelona, sementara rekannya yang lebih beken, Messi, sedang menjalani proses penyembuhan dari cedera. Namun, sedikit demi sedikit, Neymar bisa menyesuaikan diri. Entah mengapa, waktunya sedikit bertepatan dengan bangkitnya Gareth Bale di Real Madrid.

Akan tetapi, apa yang dihadapi Neymar di Barcelona, menurut para pengamat tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan tekanan yang akan dihadapinya ketika ia membela Brasil di Piala Dunia tahun depan. Di turnamen itu, ia dituntut untuk tampil sempurna, apalagi ia akan bermain di negeri sendiri.

Baiklah, Piala Dunia relatif masih lama. Sekarang, konsentrasi Neymar adalah ke Barcelona dan Liga Chmapion.

Pada 22 Desember nanti, Barcelona akan bertandang ke klub Madrid, Getafe, di stadion Colisseum Alfonso Perez. Tanpa harus diingatkan, Barcelona harus menang jika ingin punya selisih nilai dengan Atletico. Tentu saja dengan syarat Atletico harus kalah dari Levante.