Mengenang Kembali Charlie George

Mengenang Kembali Charlie George

Mengenang Kembali Charlie George – Pada hari Selasa lalu, 3 Desember, kita seharusnya mengenang seorang, legenda klub yang memimpin klasemen Liga Inggris saat ini, legenda Arsenal yang bernama Charlie George. Charlie George alias, dia sering dijuluki sebagai, Raja Highbury adalah salah seorang legenda fantastis bagi klub Arsenal.

Mungkin bagi sebagian penggemar Spurs ini dia justru adalah pemain yang paling mereka tidak ingin ingat. Karena Charlie George pernah menghancurkan Spurs benar-benar hancur sepanjang karirnya. Gawang Tottenham Hotspurs adalah sasaran utama dari gol-gol Charlie George. Bahkan kalau boleh diibaratkan gawang Spurs adalah lumbung utama bagi George memanen gol. Walaupun George sedang cedera pada tahun 1971 dia bisa membuat sebuah gol di final Piala FA melawan Spurs.

Ceritanya seperti ini seorang asisten wasit awalnya mengangkat bendera atas dilanggarnya Kevin Keegan yang pada saat itu membela Arsenal. Kemudian terjadilah tendangan bebas yang dieksekusi sendiri oleh Keegan yang kemudian melambungkan bola ke tengah kotak penalti Spurs. Ada Charlie George di sana yang sebenarnya sedang kepayahan menahan cedera. Dengan segenap kekuatannya dia menyambut bola dan mencoba menanduknya ke gawang. Segala daya upaya Charlie George terbayar mengalahkan lompatan 3 pemain Spurs dia berhasil memasukkan bola ke gawang. Sebuah gol yang sangat heroik dan fantastis. Dengan badan setengah segar dia merayakan gol dan kemenangannya tersebut bersama kawan-kawannya.

Fisiknya memang tidak fit pada saat itu. Tetapi, ketika dia fit dia bisa menghancurkan Tottenham Hotspurs dengan double hat trick. Sehingga kemudian muncul ledekan, “Apa perbedaan antara kiper Tottenham dengan supir taksi London? Jawabannya adalah supir taksi London bahkan hanya mengizinkan lima yang boleh masuk, tetapi Tottenham bahkan memperbolehkan enam!” Charlie George memang seorang gentleman sejati. Saat para pemain Tottenham mulai kesal dan sudah bermain menjurus kasar bahkan kemudian dia terjatuh di kotak penalti namun dia kemudian tidak meminta penalti dari wasit walaupun para rekan-rekannya memprotes keras dan meminta hukuman penalti. Dia tidak terpengaruh atas tackling keras para pemain Tottenham.

Seorang legenda dengan sebuah karakter luar biasa. Silakan saja cari di YouTube bagaimana golnya di Piala FA tersebut dan jangan salahkan kalau kemudian menjadi penggemar Arsenal hanya karena melihat gol tersebut. Sebuah pengalaman seseorang yang benar-benar terjadi adalah kemudian banyak orang menjadi penggemar Arsenal setelah gol heroik Charlie George pada tahun 1971 tersebut. Dan kemudian mereka memjadi suporter Arsenal untuk selamanya. Itulah mengapa kemudian Charlie George dijuluki sebagai Raja Highbury. Karena berkat dialah para pendukung Arsenal berbondong-bondong ke stadion lama Arsenal, Highbury. Maka, sekali menjadi Raja Highbury tetap menjadi Raja Highbury selamanya. Itulah dia pemain legenda Arsenal, Charlie George.