Juventus Memang Membuat Kesalahan Besar

Juventus Memang Membuat Kesalahan Besar

Juventus Memang Membuat Kesalahan Besar – Pelatih klub Juventus, Antonio Conte nampaknya merupakan sosok yang cukup geram akibat kegagalan Juventus melaju ke babak 16 besar Liga Champions Eropa. Menurut pelatih asal Italia tersebut salah satu faktor yang menjadi faktor kegagalan Juventus ialah kondisi lapangan di Turk Telkom Stadium, Markas Galatasaray yang sangat buruk telah membuat para pemain Juventus gagal untuk menampilkan permainan yang maksimal.

Menurutnya kesalahan terbesar yang terjadi ialah mereka harus bertanding ke Istanbul di pertandingan terakhir babak fase grup, karena kondisi lapangan disana tidak mampu memainkan gaya permainan sepak bola Juventus secara baik, dan dirinya mengungkapkan tersisihnya mereka di partai terakhir itu tidaklah adil.

“Saya bisa menyebutkan bahwa kesalahan terbesar yang kami lakukan ialah datang dan memainkan permainan kami di laga terakhir di tempat ini,” ungkap Conte seperti yang dilansir dari Sky Sport Italia.

“Dengan kondisi dari lapangan yang sudah tidak layauk, saya merasa bahwa kami akan mampu untuk memainkan sepak bola seperti filosofi permainan kami, namun kami sama sekali tidak mengira sama sekali bahwa situasinya akan seperti ini, saya berpendapat bahwa situasi tersingkirnya kami saat ini tidaklah adil untuk kami. Namun sebenarnya kami memang membuatnya menjadi semakin sulit untuk diri kami sendiri,” ungkapnya penuh kekesalan.

Seperti yang diketahui bahwa lapangan tempat mereka bertanding saat ini memang tengah mengalami hujan salju yang cukup deras. Pertandingan bahkan harus diundur dalam waktu 1 hari karena lapangan sudah tidak memungkinkan lagi, setelah pertandingan selanjutnya diteruskan pada menit ke 33, pertandingan diyakini akan berakhir dengan skor imbang, dan Juventus yang melaju kebabak berikutnya, namun Wesley Sneijder menjadi mimpi buruk untuk Juventus dalam pertandingan tersebut setelah dirinya berhasil mencetak gol pada menit ke 86 yang berakhir hingga akhir pertandingan, hasil tersebut membuat Juventus harus merelakan posisi runner up kepada Galatasaray yang berhasil melaju ke babak 16 besar menemani Real Madrid.

Juventus saat ini seharusnya tidak perlu berkecil hati karena mereka saat ini masih bisa melanjutkan kiprah mereka di Eropa dengan mengikuti kompetisi Liga Eropa dimana mereka sudah automatis masuk menjadi bagian dari 32 besar kompetisi tersebut, bersama dengan salah satu klub asal Serie A Italia lainnya, SSC Napoli yang juga hanya berhasil mengisi peringkat ketiga fase grup liga Champions musim ini.

Pekerjaan rumah besar saat ini harus dikerjakan oleh Juventus dengan harus mampu tampil konsisten di ajang Europa League, seperti halnya yang dilakukan oleh klub Chelsea di musim lalu, yang justru berhasil memenangkan kompetisi tersebut setelah sebelumnya harus tersisih di fase grup liga Champions.