Bursa Taruhan Indonesia Manchester City Masih Belum Masuk Jajaran Tim Elit Eropa

Bursa Taruhan Indonesia Manchester City Masih Belum Masuk Jajaran Tim Elit Eropa

Bursa Taruhan Indonesia Manchester City Masih Belum Masuk Jajaran Tim Elit Eropa – Menyusul kemenangan Manchester City dari Victoria Pilzen di pembukaan matchday Liga Champions ada kecurigaan bahwa tim Premier League tersebut mungkin saja siap untuk akhirnya membuat mereka dengan mudah melalui kompetisi yang paling utama di benua Eropa tersebut.

Dan itu masih mungkin dapat terjadi, skuads City tidaklah sesulit dimana seperti yang mereka jalani di musim sebelumnya. Kemungkinan mereka akan dapat lolos ke babak sistem gugur tetapi mungkin sulit untuk melawan tim yang lebih besar dari CSKA Moskow atau Pilzen.

Berdasarkan pada bukti saat Rabu malam melawan pemegang trofi Champion tahun lalu Bayern Munich, dan melihat pertandingan sebelumnya melawan tim seperti Real Madrid dan Borussia Dortmund, tampaknya Manchester City akan membutuhkan perjuangan yang ekstra untuk meyakinkan Eropa bahkan dunia bahwa mereka termasuk dalam klub yang disegani di Eropa.

Saat Rabu malam dimana mereka bertarung melawan Bayern Munich, menunjukkan  bahwa mereka kurang percaya diri dan keyakinan, dua komoditas utama yang dibutuhkan ketika menghadapi persaingan kelas dunia. Bayern menguasai tiga perempat pada pertandingan tersebut dan membuat tim yang telah menginvestasikan dananya sebesar 110 juta pound di dalamnya saat musim panas lalu saja terlihat sangat rata-rata dalam permainanya.

 

Itu merupakan perasaan yang luar biasa menyusul kekalahan kemarin dengan klub Jerman tersebut di mana mereka terlihat menguasai permainan tim tuan rumah saat pertandingan dan jika Manchester City ingin memenangkan dari sebagian besar harga yang di investasikan untuk mereka maka mereka akan perlu untuk menemukan kepercayaan diri bahwa mereka bisa bersaing dengan yang terbaik yang ditawarkan  benua biru tersebut.

 

Ini telah lama menjadi teori saya dimana klub akan terus menambahkan jutaan poundsterling untuk mendapatkan sebuah bakat yang menghalangi semangat kolektifitas sebuah tim karena hanya beberapa dari mereka yang cukup lama dalam membangun hubungan nyata dengan klub dan Manchester City adalah contoh klasik dari kasus ini.

 

Anda harus bersimpati dengan manajer Manuel Palligrini karena ia memiliki salah satu pekerjaan paling sulit dalam sepak bola saat ia mencoba untuk mengendalikan sekelompok besar pemain sepak bola dengan harga mahal (yang kadang-kadang egois) pada saat yang sama mencoba untuk mendapatkan mereka semua dalam kebersamaan dan kekompakan dalam sebuah tim.

 

Tidak ada keraguan bahwa City adalah tim yang sangat berbakat dan ada alasan mengapa mereka adalah favorit untuk Liga Premier tahun ini tapi mengingat investasi besar bagi pemilik klub diharapkan bagi mereka untuk mencoba merebut kembali trofi Premier League dan tidak hanya dalam kompetisi lokal tetapi juga di panggung Eropa . Sejauh ini mereka belum mendapatkannya Bursa Taruhan Indonesia.