Bursa Taruhan Emanuele Giaccherini

Bursa Taruhan Emanuele GiaccheriniBursa Taruhan – Giaccherini adalah salah satu contoh pesepak bola yang memulai karir dari bawah. Gelandang mungil ini tidak pernah tampil untuk Italia pada setiap tingkat sebelum Euro 2012, tetapi di musim pertamanya untuk Juventus, yang membantu mereka memenangkan Serie A, meyakinkan bos Cesare Prandelli bahwa ia cukup baik untuk pergi langsung ke sebuah turnamen besar internasional untuk pertama kalinya pada usia 27. Dia bahkan terkesan out-of-position – di bek kiri -. Pada debutnya, imbang melawan Spanyol.

 Pria yang berasal dari daerah Tuscan itu memulai karir di klub lokal, Bibbiena, di mana ia direkrut dari Cesena pada umur 17 tahun. Setelah dua tahun di tim muda mereka dan kemudian dua musim dipinjamkan ke Serie C2, Giaccherini mengalami cedera yang hampir mengakhiri karirnya. Pada umur 22 tahun, dia Dipinjamkan ke Pavia dan musim berikutnya dia menjadi pemain bintang Cesena ketika mereka memenangkan promosi ke papan atas. Sampai pada musim 2011, juventus membelinya – Bursa Taruhan.

Juventus membeli Giaccherini dalam skema kepemilikan bersama dengan Cesena tapi akhirnya membeli pemain langsung dengan harga  4.25 juta euro. Manajer Antonio Conte benar-benar mendapat keuntungan dari uang nya setelah cedera dan suspensi yang giaccherini dapatkan. Conte mempoles giaccherini menjadi pemain serba guna. Giacherrini, yang telah memulai karirnya sebagai pemain sayap atau striker kedua, bermain di bek kiri, di sayap kiri dan di lini tengah menjadi pusat permainan selama musim pertamanya di Juve, saat pasukan Conte memenangkan Scudetto.

Dia terkejut saat dipanggil italia untuk memperkuat timnas di Euro 2012. Pada musim berikunya dia bersama juventus kembali mempertahankan gelar juara, meskipun dia jarang di turunkan. Factor yang membuat dirinya berpikir untuk pindah dari juventus – Bursa Taruhan.

Menyebutkan kata ‘fleksibilitas’ tidak lengkap tanpa menyertai  pemain seperti Phil Neville dan Michael Essien yang bisa menempati banyak posisi. Mungkin Giaccherini termasuk yang seperti itu ketika melihat penampilan dia  di Piala Konfederasi di Brasil. Pria berjuluk The ‘Goblin’, karena perawakannya yang pendek, terbukti menjadi mimpi buruk yang nyata bagi pertahanan Jepang, Brazil, Spanyol dan Uruguay. Menampilannya yang effervescent  mengingatkan dia kepada Giuseppe Signori. Dia tidak diposisikan sebagai pencetak gol, tetapi ia bisa mencetak gol dari sudut sempit saat melawan tuan rumah, dan juga tendangan dia yang membentur tiang saat melawan juara dunia di perpanjangan waktu. Dia juga sukses memasukkan gol pada adu penalti melawan Uruguay sehingga Italia meraih urutan ketiga.

Media meyakini bahwa giaccherini akan cepat beradaptasi di sunderland karena factor dicanio. Mereka dapat berbicara dalam bahasa yang sama. Dalam hal taktik pun, bisa dikatakan sesuai dengan karakter giaccherini karena di canio banyak memerlukan pemain-pemain yang bisa memainkan posisi dimana saja – Bursa Taruhan.

Ditulis oleh Indo Bursa Taruhan Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://indobursataruhan.com/bursa-taruhan-emanuele-giaccherini/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.